Dalam sesi ini, kita mencoba mengenal After Effects. Di sini ditunjukkan contoh video editing mulai dari yang sederhana sampai pada yang cukup komplek. Setelah Anda melihat demo, diharapkan Anda mempunyai bayangan tentang penggunaan software ini.
Untuk bekerja dengan After Effects, kita harus mengenal fasilitas yang berada di dalamnya. Maka, dalam sesi ini, kita akan mencoba mengenal tampilan pada After Effects.
Sebelum memulai paengerjaan di AE, kita harus membuat sebuah composition terlebih dulu. Composition ini yang nantinya sebagai tempat beberapa layer yang sedang kita kerjakan.
Di After Effects, animasi teks akan menjadi sesuatu yang sangat menarik, karena After Effects membarikan banyak parameter yang bisa dianimasikan. Disamping itu, After Effects juga telah menyiapkan banyak Preset untuk membuat animasi pada teks kita.
Pada dasarnya, After Effects hanya mempunyai beberapa komponen saja. Tapi, yang membuat After Effects berbeda adalah parameter yang berada pada setiap komponen tersebut. Parameternya sangat cukup untuk membuat segala yang kita inginkan.
Saat kita mengaktifkan 3 dimensi, kita dapat menggunakan Light ini sebagai pencahayaan. Selain sebagai cahaya, Light juga bisa digunakan sebagai tempat integrasi dari beberapa partikel.
Untuk meminimalkan layer yang berada pada project, kita bisa menggunakan Ajustment Layer untuk tempat kita meletakkan satu atau bahkan beberapa efects yang kita inginkan.
After Effects punya cara yang cukup berbeda dengan software lain dalam hal render ini. Tapi, dengan perbedaan ini, kita malah bisa mengatur hasil yang kita inginkan secara maksimal.